untitled

CERAMAH PENGAJIAN DIMASJID JAMI AN-NIZHOM KEBAYORAN LAMA JAK-SEL

 

20 JULI 2007 MINGGU KE - 2 "TAFAKUR" (07:15WIB)

Assalamualaikum Wr Wb

Allah itu bersifat ilmu, meliputi apa saja tentang kita, baik hati kita, kesusahan, dibalik tembokpun allah tau, semuanya allah tau, semuanya perihal kita.

Seperti seorang anak yang berpuasa, dirumah dia berpuasa, tetapi diluar dia tidak berpuasa, merokok dipasar, dan hal lain yang membatalkannya. ada pula apabila kita beribadah dimasjid dengan pakaian rapih dan apabila dirumah kita beribadah dengan pakaian kaos oblong saja, itulah yang kita renungkan, apa tuhan dimasjid dan dirumah berbeda ? tentu tidak.

Jika orang merenungi hidupnya akan bahagia bukan tanggung jawabnya dengan orang lain, tetapi bertanggung jawab penuh dengan tuhannya.

"siapa yang berbuat baik, cepat atau lambat maka ia akan menemui dan mendapatkan kebaikan itu, siapa yang berbuat buruk, cepat atau lambat maka ia akan menemui dan mendapatkan keburukan itu."

Manfaatnya jika kita menyadari bagaimana sempurna dan hebatnya allah, pasti dalam hidupnya kita akan merasa takut akan allah, dimana saja berada kita merasa ada yang mengawasi, ini adalah bagaimana caranya gambaran dari orang yang bertafakur diilmunya allah.

Bahwa kamu bertafakur tentang keteledoranmu tentang ibadahmu, "tidaklah aku mencipatakan jin dan manusia melainkan untuk beribadah kepadaku." wahai manusia bersungguh-sungguhlah dalam hidup, maka kamu akan menjumpai impianmu.

Kita harus menimbang sudah berapa kali ibadah yang sudah kita jalani, padahal dikasih sehat tetapi ibadahnya masih kurang, karena kita diberikan akal dan fikiran untuk bertafakur agar bisa beribadah dengan tuhan, kita harus menimbang-nimbang apa yang sudah allah berikan dan apa yang sudah kita berikan.

Bahwa manusia diciptakan sama allah untuk menyembah kepadanya, manusia itu diciptakan tidak main-main, manusia akan kembali kepada allah, manusia hanya merantau saja didunia ini, seperti orang merantau, bila dia ingat halaman kampungnya, dalam islam dia iangat akan tuhannya, maka kita akan malu jika kita pulang kampung dengan tidak membawa hasil, sama halnya kita pulang ketuhan kita, kita harus membawa hasil sebagai rasa syukur kita dan taat kita kepadanya. dan bersyukur atas apa yang telah allah berikan kepada kita didunia.

Diakhirat nanti, semuanya akan diminta pertanggung jawabannya, itu semuanya akan dihisab segala sesuatunya yang telah kita perbuat didunia ini, jika kita dititipkan anak, apakah naka itu sudah kita berikan pendidikan agama ? ,sesungguhnya bahwa kita didunia ini tidak kekal, orang yang teledor akan ibadahnya akan menyesal dikemudian hari, "wahai manusia bahwa  kita bersungguh-sungguhlah dalam beribadah dan bekerja." Karena allah banyak memberikan nikmat-nikmat kepada kita, tetapi kita hanya sedikit beribadah kepadanya.

Sekian saja dari pertemuan kali ini.

Wassalamualaikum Wr Wb.


Web Hosting · Blog · Guestbooks · Message Forums · Mailing Lists
Allwebco Web Templates · Build your own toolbar · Financial Data · Audio, Fonts, Clipart
powered by a free webtools company bravenet.com